Penjualan Ritel As Catat Rekor Lonjakan Pada Bulan Mei

Penjualan Ritel As Catat Rekor Lonjakan Pada Bulan Mei

Penjualan ritel menyumbang sekitar 70% dari aktifitas ekonomi Amerika Serikat. Namun di tengah badai pandemi Covid-19, perusahaan ini berencana untuk secara permanen menutup sekitar 250 toko di Amerika Serikat dan Kanada.
TEMPO.CO,Washington – Industri ritel Amerika Serikat kemungkinan besar mengalami penurunan drastis penjualan pada Maret 2020 akibat wabah virus Corona. Euro bergerak dalam kisaran sempit sebelum data ekonomi dari Jerman dan zona euro yang juga diperkirakan akan menunjukkan rebound tajam dalam aktivitas perusahaan dan penjualan ritel, yang akan meredakan kekhawatiran tentang prospek ekonomi. US chain stores diharapkan mendapatkan keuntungan sebesar 4,6% pada Agustus. Hal ini berdasarkan perkiraan analis dari 25 penjual ritel.Penghitungan ini termasuk warehouse club operator Costco Wholesale Corp, department store chain Nordstrom Inc dan Gap Inc.
Selain itu, Walmart juga menggandeng Capital One Financial Corp urusan kartu kredit pelanggan. Konsep tersebut juga mengizinkan pelanggan untuk melakukan riset, membeli, mendapatkan, dan mengembalikan atau menukar barang dari ritel dengan muda. Perpaduan toko offline dan online pun dikuatkan karena pertumbuhan penjualan online terus merangkak naik dari tahun ke tahun.
Salah satu data fundamental penting yang selalu menjadi perhatian para pelaku pasar adalah retail sales. Data retail sales merupakan petunjuk yang memperlihatkan tingkat pembelanjaan konsumen yang merupakan penggerak aktivitas perekonomian di suatu negara. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa retail sales merupakan komponen penting dalam perekonomian. Di Amerika sendiri pembelanjaan masyarakat bisa mencapai porsi hingga 70% dari seluruh kegiatan perekonomian sementara penjualan retail adalah sepertiganya.
Di tahun 2015 ini data penjualan retail di negara matahari terbit mengalami peningkatan pada bulan juni sebesar 0,9 % pada hitungan tahunan. pt. solid gold tersebut melebihi perkiraan kenaikan yang sebesar 0,5% tetapi angka tersebut masih tergolong lebih lambat jika dibandingkan dengan kenaikan sebeser 3% pada bulan sebelumnya. https://ourdoings.com/hausermorin84wtkhdj/ tersebut dapat disimpulkan bahwa mata uang Yen cukup stabil dalam menghadapi Dollar Amerika.
Bisnis e-commerce atau perdagangan online menunjukkan kenaikan sembilan%, dan penjualan bensin, yang anjlok bulan April di tengah kemelut karena penutupan ekonomi dan peningkatan pasokan minyak, naik 12,8% bulan Mei. Emas mengalami tekanan di awal sesi, didorong lonjakan saham Wall Street setelah data menunjukkan penjualan ritel Amerika naik 17,7% bulan lalu, kenaikan terbesar dalam rekor.
Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Mandiri Syariah, Jakarta, Senin (20/4/2020). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis 0,03% pada Senin pagi. Di luar sektor otomotif, bahan bakar minyak, bahan bangunan, dan jasa makanan, penjualan ritel naik 0,1% bulan lalu, setelah direvisi naik jadi 0,3% untuk Oktober. Apa yang disebut penjualan ritel inti tersebut sesuai dengan komponen belanja konsumen pada PDB.

Concessionario

  • Piscine_castiglione

In Evidenza

Iscriviti alla newsletter

Copyright © 2013 Pubblicenter.it. All rights reserved S.I.C.I. S.r.l. - P.Iva: 01484460611

Scroll to top